wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Tumpulnya Nurani

11 February 2012 684 views No Comment Oleh

Bacaan : Markus 8:1-10
Pujian: KJ 422:1
Nats: Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.(ayat 2)

Sekitar bulan Oktober tahun lalu,  ramai diberitakan di internet soal meninggalnya Wang Yue (yang juga dikenal dengan nama Yue-Yue), balita berumur 2 tahun dari Cina yang menjadi korban tabrak lari. Peristiwa tragis ini terekam oleh CCTV dan ditayangkan di situs youtube. Terlihat Yue-Yue lepas dari pengawasan orang tuanya,  menyeberang jalan di depan toko milik orang tuanya. Sebuah mobil menabraknya. Ban depan melindas tubuhnya. Mobil itu berhenti sejenak, seperti akan menolong Yue-yue. Bukannya turun, si sopir malah terus menancap gas. Dan tubuh Yue-yue yang nyangkut di ban belakang  terlindas untuk kedua kalinya di bagian perut.

Yue-yue tergolek sekarat di pinggir jalan. Dari rekaman itu, tercatat ada 3 orang dewasa yang melewatinya begitu saja. Tragisnya ada mobil kedua yang melindas kakinya. Dan tidak berhenti sama sekali, meski  mobil tersebut benar-benar berguncang saat ban depan dan belakang kanan melindas kaki Yue-yue. Selanjutnya terlihat ada kurang lebih 7 orang lalu-lalang tanpa rasa iba.

Sampai seorang pemulung berhenti untuk menolong Yue-yue. Tubuh Yue-yue masih bergerak-gerak saat pemulung itu menyentuhnya. Ia menariknya ke pinggir jalan dan memanggil-manggil orang-orang. Akhirnya orang tua Yue-yue datang; menggendongnya untuk mencari pertolongan.

Apa yang terjadi pada orang-orang tadi? Di manakah hati mereka? Markus 8: 1-10 menggambarkan rasa belas kasihan Tuhan Yesus kepada orang banyak. Ia mengerti dan bisa merasakan keadaan orang-orang yang sudah tiga hari mengikuti-Nya tanpa makanan. Ia juga mengkhwatirkan mereka yang bisa saja pingsan di jalan saat pulang. Hati Tuhan Yesus tergerak, mujizat-Nya terjadi, 4000 orang bisa makan hanya dengan 7 roti dan beberapa ikan yang diubahkan-Nya.

Di sekitar kita, banyak sekali orang-orang yang membutuhkan belas kasihan kita. Kalau kita tidak punya hati yang berbelas kasih, dunia akan semakin memburuk. Tidak ada yang mau menolong orang lain. Tidak ada yang mau menjenguk saudara-saudaranya yang kesusahan. Kalau umat Tuhan seperti ini, maka dunia pun akan semakin jauh dari kasih dan berita anugerah keselamatan yang seharusnya kita pancarkan. (Gih)
Orang-orang yang memiliki rasa iba, adalah orang-orang pernah melewati masa-masa sulit dan menyakitkan. -Amy Grant-

Kirimkan Artikel Ini Kirimkan Artikel Ini

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.