wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Tuhan Yesus Penolongku

25 June 2011 3,494 views No Comment Oleh

Bacaan: Matius 8:5-17
Nats
: Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita. (ay 17)
Pujian
: KJ 240

Seorang ibu, 50 tahun, merasa dirinya sakit jantung. Setiap malam dadanya terasa nyeri hingga sulit bernafas. Sering ibu itu merasa tidak punya tenaga untuk menjalankan aktivitasnya. Sampai akhirnya ia pergi ke seorang dokter spesialis jantung. Semua keluhan sakitnya ia ceritakan dengan sangat detil kepada dokter. Sampai akhirnya dilakukan pemeriksaan lengkap untuk memastikan kondisi jantungnya. Dan hasilnya, sangat baik. Tidak ada sedikit pun tanda-tanda gangguan pada jantung.

Dia tidak menyerah. Pergi ke dokter yang lain, begitu berulang terus, berganti-ganti dokter. Dan semua dokter menyatakan, bahwa kondisi jantungnya baik-baik saja.

Si-ibu merasa putus asa: jika jantungnya baik-baik saja, mengapa hampir setiap malam ia merasakan nyeri yang luar biasa di dadanya?

Minggu pagi, setelah ibadah Minggu di gereja selesai, ibu itu menjumpai Pendeta yang baru saja melayani ibadah. Ia menangis dan berbicara banyak dengan Pendeta. Si ibu menyadari, bahwa penyakitnya bukan pada organ tubuhnya. Tetapi ia mengalami sakit hati, kecewa menahun dan tidak tersembuhkan.

Bersyukur, jika kita mengerti benar apa yang sedang terjadi di dalam kehidupan kita. Apakah kita sedang sakit secara fisik, ataukah jiwa kita yang sedang rapuh karena kedukaan, kekecewaan. Ketika kita mengerti bahwa kita sedang membutuhkan pertolongan dengan segera, maka Tuhan Yesus lah penolong sejati yang pertama kali bisa kita hubungi lewat doa dan pengharapan kita. Doa dan pengharapan itu yang akan menuntun kita pada pertolongan sesuai dengan cara Allah. Jika Tuhan Yesus mampu menyembuhkan segala sakit penyakit yang bisa dilihat dan dirasakan secara fisik, maka Tuhan Yesus pun akan mampu menyembuhkan luka batin kita. Apa saja kelemahan yang menimpa kita, Tuhan Yesus lah penolong yang sejati. [RH]

Kirimkan Artikel Ini Kirimkan Artikel Ini

Kata Kunci Artikel Ini:

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.