wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Terhalang

9 September 2011 981 views No Comment Oleh

Bacaan: Lukas 6:39-42
Nats: Keluarkanlah dahulu balok di matamu (ayat 42c)
Pujian: KJ 467:1-3

Kadang kita tidak mampu melihat dengan jelas karena pandangan kita terhalang sesuatu. Lebih celaka lagi bila penghalang itu justru ada di mata kita. Bukan hanya menghalangi pandangan, tetapi sakitnya juga luar biasa. Hal ini juga bisa menyebabkan kebutaan. Begitu juga ketika kita melihat perbuatan orang lain. Sering kali kita begitu mudah melihat / menilai kekurangan / kelemahan orang lain, tetapi tidak mampu melihat kekurangan / kelemahan diri sendiri.

Apakah penghalang di mata kita itu ?

  1. Standard yang serba sempurna, yang kita buat, untuk menilai betapa buruk dan salah orang lain.
  2. Tidak jujur. Keburukan atau kejelekan tertentu pada seseorang, kita pikir orang itu pasti tidak mempunyai kebaikan sama sekali.
  3. Apriori atau prasangka buruk terhadap orang lain.

Paling tidak ketiga hal itu bisa menjadi penghalang bagi kita dalam menilai dan mengakui kebaikan orang lain. Seperti itulah yang terjadi pada kehidupan para orang Farisi dan ahli Taurat di jaman Tuhan Yesus. Mereka cenderung menghakimi kesalahan orang lain. Mereka lebih melihat orang lain dari pelanggaran-pelanggaran mereka terhadap peraturan hukum Taurat. Sementara itu tanpa mereka sadari sebenarnya mereka telah melakukan pelanggaran yang jauh lebih berat, misalnya dengan mengesampingkan belas kasih dan nilai-nilai kemanusiaan, demi mentaati aturan. Mereka lebih berperan sebagai “polisi” yang mencari-cari kesalahan orang lain, sementara mereka tidak melakukan hukum-hukum itu.

Pandangan mata mereka benar-benar telah terhalang dari kebenaran firman Allah dan tertutupi oleh kebiasaan mengharuskan orang lain menuruti aturan-aturan hukum Taurat yang mereka buat sendiri. Mereka membuat, tetapi tidak melaksanakan, dan orang lain diharuskan melaksanakannya. [YM]

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.