wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Tak Kenal Maka Tak Hormat ?

11 February 2016 55 views No Comment Oleh

Bacaan: Keluaran 5:1-23   |   Pujian: KJ 289:1,2,3.
Nats:
“Siapakah Tuhan itu….. Tidak kenal aku Tuhan itu…” (ayat 2).

Seorang tetangga meminta saya dan istri saya untuk menemaninya maju ujian S-3 di sebuah PTN di kota Malang. Bersama dengan suami dan anaknya, kami tiba di kampus lebih awal, dan kami menunggunya di luar ruang ujian. Saya melihat satu persatu penguji masuk ke ruang ujian dan salah seorang di antaranya adalah seorang ibu bergelar Guru Besar (Profesor) dengan penampilan yang menurut saya sangat sederhana. Tentu, tetangga saya tersebut memberi hormat dengan santun saat menyambutnya. Saya berbisik kepada istri saya: seandainya ibu tersebut ke pasar tradisional, pasti orang banyak tidak akan mengenalinya sebagai seorang Profesor, dan akan memperlakukannya sebagaimana orang lain atau biasa-biasa saja.

Firaun secara terus terang mengaku tidak mengenal Allah bangsa Israel, sebab itu ia tidak memperhitungkan-Nya, menganggap-Nya biasa-biasa saja, dan tidak cemas ketika Musa dan Harun menyampaikan perintah Allah kepadanya. Malah kemudian Firaun memberi beban yang lebih berat kepada orang Israel, tidak memberi jerami sebagai campuran membuat batu bata, dan tetap menyetorkan jatah yang ditetapkan. Penderitaan berat itu menyebabkan mereka mengeluh kepada para mandur, Musa, dan Harun.

Seperti Musa dan Harun, kita perlu bertahan, jika orang lain menolak anda atau iman anda, jangan kaget atau kecil hati. Lanjutkan memberitahu mereka tentang Allah, percayalah kepada-Nya, Ia mampu membuka pikiran dan mengurangi kekerasan hati.

Kadangkala penderitaan datang justru sebagai akibat ketaatan kepada Allah. Jika hidup anda menderita, jangan berasumsi bahwa anda jauh dari kemurahan Allah. Anda mungkin menderita sebab anda melakukan hal yang baik di dunia yang jahat ini. Sebab, tidak selamanya orang yang berbuat kebaikan mendapat balasan kebaikan dari manusia. Sekalipun demikian, jangan berhenti berbuat baik, tetaplah berbuat baik demi karya dan kehendak Tuhan. Mengeluh bukan jalan keluarnya. Allah memiliki tujuan yang lebih luas dan Ia dapat berkarya dalam situasi anda. Dari pada mengeluh, kembalilah kepada Allah untuk bisa melihat hal lain yang Ia bisa dilakukan dalam situasi tersebut. Amin. (Esha).

“Penyertaan Tuhan nyata bagi kesejahteraan umat milik-Nya.”

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.