<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Surat Terbuka untuk DPR</title>
	<atom:link href="http://www.gkjw.web.id/surat-terbuka-untuk-dpr/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gkjw.web.id/surat-terbuka-untuk-dpr</link>
	<description>Situs Komunitas Greja Kristen Jawi Wetan</description>
	<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 00:52:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: anom</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/surat-terbuka-untuk-dpr#comment-1444</link>
		<dc:creator>anom</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 08:02:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=486#comment-1444</guid>
		<description>Betapapun, suara itu mesti diperdegarkan...
terima kasih Pak Mardiono. Tulisan ini memberikan secercah harapan. Setidaknya,ada pengharapan bahwa opini kenabian mesti disuarakan. Sebuah sikap batin yang lahir dari pergulatan jiwa, patut mendapat apresiasi. Sudah cukup lama warga kristiani, khususnya warga Jemaat GKJW tidak memiliki teladan sikap teologis yang tegas. 
Apalagi berkaitan dengan sikap teologis hidup berbangsa.Jarang sekali pandangan seperti ini dimunculkan di wilayah publik, sehingga mampu menjadi cermin mematutkan diri bahwa warga Jemaat GKJW juga memiliki sikap teologis. Jarang pula dinampakkan sikap dan pendirian yang demikian. 
Bukan lantaran ketiadan figur,melainkan secara institusional, hal semacam ini mesti ada sikap yang jelas. Semoga ada sikap yang jelas pula menyangkut ketidakadilan sosial yang masih berserakan di antero negeri ini...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betapapun, suara itu mesti diperdegarkan&#8230;<br />
terima kasih Pak Mardiono. Tulisan ini memberikan secercah harapan. Setidaknya,ada pengharapan bahwa opini kenabian mesti disuarakan. Sebuah sikap batin yang lahir dari pergulatan jiwa, patut mendapat apresiasi. Sudah cukup lama warga kristiani, khususnya warga Jemaat GKJW tidak memiliki teladan sikap teologis yang tegas.<br />
Apalagi berkaitan dengan sikap teologis hidup berbangsa.Jarang sekali pandangan seperti ini dimunculkan di wilayah publik, sehingga mampu menjadi cermin mematutkan diri bahwa warga Jemaat GKJW juga memiliki sikap teologis. Jarang pula dinampakkan sikap dan pendirian yang demikian.<br />
Bukan lantaran ketiadan figur,melainkan secara institusional, hal semacam ini mesti ada sikap yang jelas. Semoga ada sikap yang jelas pula menyangkut ketidakadilan sosial yang masih berserakan di antero negeri ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bambang</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/surat-terbuka-untuk-dpr#comment-1439</link>
		<dc:creator>Bambang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 01:41:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=486#comment-1439</guid>
		<description>Shalom,
Harapan dan himbauan merupakan suatu keinginan yang sah-sah saja...Satu hal yang terkadang kita kesampingkan adalah dengan dasar pemikiran bahwa di dalam gereja tidak boleh berpolitik dan tidak boleh berpihak pada salah satu partai politik tertentu...

Dasar pemikiran tersebut bukan salah, tetapi menurut Saya tidaklah tepat...Karena melihat Kenyataan yang terjadi, Ketika alam berpikir kita membaca,melihat dan mendengar apa yang terjadi di panggung politik, kita menjadi tercengang dan ketakutan....Bagaimana nanti kalau yang jadi Presiden si-Anu, si- Itu...si-Ini ???? Jangan-jangan nanti muncul Syariat ini...Syariat itu...?

Bagaimanapun doa itu Luar biasa Kuasanya dan Dahsyat...Kita harus punya Iman itu...

Namun pertanyaan Saya....: KETIKA KITA ADA KESEMPATAN UNTUK MEMILIH WAKIL KITA YANG POTENSIAL YANG BENER2 BISA MEMBAWA ASPIRASI KITA DAN MENJADI WAKIL KITA, KENAPA KITA TIDAK DUKUNG ???, Ada satu jawaban yang muncul : ' Kita doakan saja agar  bisa terpilih sebagai wakil rakyat ? ' Nah, apabila di arena politik sana ada satu aspirasi yang akan memberangus kita, yang akan menjadikan bangsa ini menjadi negara yang diluar jangkauan pemikiran kita ? Apa tidakan kita ??? Cukupkah kita hanya berdoa ???

Untuk itu didalam benak Saya, yang notabene Saya adalah bagian dari warga GKJW, Saya sedikit memberikan urun rembuk... Ketika terjadi pergantian Majelis Gereja, cobalah dihimbau agar tidak sekedar memilih orang yang pendiam,penurut,dan nggah-nggih... Cobalah dipilih yang bener-bener kapabel dan Kredibel...dari Aspek Theologis, kemampuan IT, Kemampuan Bicara bener-bener harus dipertimbangkan...Karena dari tahun-ke tahun yang Saya lihat Majelisnya ya yang itu2  saja...
Demikian pemikiran Saya, Kiranya Tuhan Memberkati Kita, Amin.

Salam,
Bambang GKJW Waru -Wilayah 10</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom,<br />
Harapan dan himbauan merupakan suatu keinginan yang sah-sah saja&#8230;Satu hal yang terkadang kita kesampingkan adalah dengan dasar pemikiran bahwa di dalam gereja tidak boleh berpolitik dan tidak boleh berpihak pada salah satu partai politik tertentu&#8230;</p>
<p>Dasar pemikiran tersebut bukan salah, tetapi menurut Saya tidaklah tepat&#8230;Karena melihat Kenyataan yang terjadi, Ketika alam berpikir kita membaca,melihat dan mendengar apa yang terjadi di panggung politik, kita menjadi tercengang dan ketakutan&#8230;.Bagaimana nanti kalau yang jadi Presiden si-Anu, si- Itu&#8230;si-Ini ???? Jangan-jangan nanti muncul Syariat ini&#8230;Syariat itu&#8230;?</p>
<p>Bagaimanapun doa itu Luar biasa Kuasanya dan Dahsyat&#8230;Kita harus punya Iman itu&#8230;</p>
<p>Namun pertanyaan Saya&#8230;.: KETIKA KITA ADA KESEMPATAN UNTUK MEMILIH WAKIL KITA YANG POTENSIAL YANG BENER2 BISA MEMBAWA ASPIRASI KITA DAN MENJADI WAKIL KITA, KENAPA KITA TIDAK DUKUNG ???, Ada satu jawaban yang muncul : &#8216; Kita doakan saja agar  bisa terpilih sebagai wakil rakyat ? &#8216; Nah, apabila di arena politik sana ada satu aspirasi yang akan memberangus kita, yang akan menjadikan bangsa ini menjadi negara yang diluar jangkauan pemikiran kita ? Apa tidakan kita ??? Cukupkah kita hanya berdoa ???</p>
<p>Untuk itu didalam benak Saya, yang notabene Saya adalah bagian dari warga GKJW, Saya sedikit memberikan urun rembuk&#8230; Ketika terjadi pergantian Majelis Gereja, cobalah dihimbau agar tidak sekedar memilih orang yang pendiam,penurut,dan nggah-nggih&#8230; Cobalah dipilih yang bener-bener kapabel dan Kredibel&#8230;dari Aspek Theologis, kemampuan IT, Kemampuan Bicara bener-bener harus dipertimbangkan&#8230;Karena dari tahun-ke tahun yang Saya lihat Majelisnya ya yang itu2  saja&#8230;<br />
Demikian pemikiran Saya, Kiranya Tuhan Memberkati Kita, Amin.</p>
<p>Salam,<br />
Bambang GKJW Waru -Wilayah 10</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri Hardyo Suseno</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/surat-terbuka-untuk-dpr#comment-1422</link>
		<dc:creator>Tri Hardyo Suseno</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 12:52:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=486#comment-1422</guid>
		<description>Bekerjalah untuk semua orang, bukan untuk diri sendiri atau kelompok sendiri. Berpandanganlah selalu bahwa : " Sesuatu itu baik apabila buruk bagi dirimu sendiri dan sesuatu itu buruk apabila baik bagi dirimu sendiri".</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bekerjalah untuk semua orang, bukan untuk diri sendiri atau kelompok sendiri. Berpandanganlah selalu bahwa : &#8221; Sesuatu itu baik apabila buruk bagi dirimu sendiri dan sesuatu itu buruk apabila baik bagi dirimu sendiri&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
