wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Sampai Tuntas Tas Tas!

13 April 2016 30 views No Comment Oleh

Bacaan: Lukas 5:1-11  |   Nyanyian: KJ 365
Nats:
“Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.” (ay. 11)

“Asisten rumah tanggaku itu benar-benar hebat” ungkap seorang teman ketika kami bertemu dalam suatu kesempatan. “Oh ya? Kok bisa?” dengan penasaran saya bertanya. “Lha iya, dia menyapu rumahku yang segedhe lapangan bola itu cuma sekitar 5 menit, cuci piring setumpuk hanya sekitar 10 menit, ngepel rumah 10 menit juga, cuci baju banyak ndak sampai 1 jam” jawabnya. “Wah, hebat benar memang itu, Mbak” ungkapku. “Iya, tapi semuanya tidak maksimal. Nyapu, ngepel, cuci baju tidak bersih, nyuci piring masih berbau amis. Sehingga memberi kesan asal cepat beres, sedangkan hasilnya bagaimana itu urusan nanti.”

Simon Petrus dan teman-temannya pada awalnya memiliki pekerjaan sebagai penjala ikan, namun ketika dipanggil oleh Tuhan Yesus untuk melanjutkan tugas selanjutnya sebagai penjala manusia, rupanya tidak memberi kesan bahwa tugas terakhirnya sebagai penjala ikan dilakukan dengan setengah-setengah. Baik ketika mereka menangkap sejumlah besar ikan, maupun ketika mereka menghela perahu mereka kembali ke darat. Mereka melakukannya dengan tuntas, baru kemudian mereka meninggalkan segala sesuatunya untuk mengikut Yesus. Artinya, dalam mengikut Tuhan Yesus mereka sudah tidak memikirkan atau mengkuatirkan kebutuhan jasmani mereka. Mestinya mereka yakin bahwa dengan mengikut Dia, mereka mendapat sesuatu yang lebih berharga dari pada kebutuhan hidup jasmani, yakni ikan-ikan itu.

Seperti asisten rumah tangga (ART) dari seorang teman di atas, ketika dia dipercaya untuk menangani rumah dengan segala pekerjaan di dalamnya, tentu ada harapan sang ART benar-benar melakukannya dengan tuntas dan baik. Tuhan memberi kepercayaan dalam setiap segi kehidupan kita. Dan tentu ada keinginan dan harapan bahwa kepercayaan tersebut kita hayati sepenuhnya. Kita harus melakukan kepercayaan itu dengan sukacita dan menyelesaikannya dengan penuh tanggung jawab kepadaNya. [Ardien]

“Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah mencintai apa yang anda lakukan.” (Steve Jobs)

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Kata Kunci Artikel Ini:

khotbah tentang kepercayaan dan tanggung jawab dalam Lukas 5:1-11

Comments are closed.