<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Orang Yang Cocok Bekerja Di Gereja</title>
	<atom:link href="http://www.gkjw.web.id/orang-yang-cocok-bekerja-di-gereja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gkjw.web.id/orang-yang-cocok-bekerja-di-gereja</link>
	<description>Situs Komunitas Greja Kristen Jawi Wetan</description>
	<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 10:01:44 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: Antok</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/orang-yang-cocok-bekerja-di-gereja#comment-5044</link>
		<dc:creator>Antok</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 17:33:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=695#comment-5044</guid>
		<description>Saya setuju dengan content tulisan bapak , namun ada hal yang perlu diperjelas yaitu tentang pernyataan bahwa "Pelayan tersebut harus memiliki kemampuan bekerjasama yang tangguh, tidak berjalan sendiri, karena ada segi yang bukan manusiawi di dalam mengelola gereja" . Pengetian bisa bekerjasama harus dibedakan dengan "kesamaan pendapat" , perbedaan pendapat tidak bisa diartikan sebagai ketidakmampuan bekerjasama , apalagi diartikan secara ekstrim sebagai "pamerdi" . Jangan lupa bahwa ketika "kekuasaan sebagai bagian dari tujuan pelayanan" maka konsep kerjasama akan bergeser ke arah "kebenaran komunitas ' kelompok" . Oleh sebab itu sebuah pelayanan di gereja yang palng penting adalah tujuan personal dalam pelayanan di gereja tersebut. Ingat bahwa dalam gereja hanya ada satu kebenaran yaitu kebenaran Allah dan bukan kebenaran kelompok / komunitas yang sedang aktif melayani. Nun di dalam rumah-rumah warga GKJW masih banyak warga yang berhati jernih dalam keinginan untuk melayani Tuhan hanya masalah "kesempatan" dan "keterbedaan" pola fikir yang menghalanginya. Trimakasih atas tulisannya , semoga banyak yang bisa memahami. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju dengan content tulisan bapak , namun ada hal yang perlu diperjelas yaitu tentang pernyataan bahwa &#8220;Pelayan tersebut harus memiliki kemampuan bekerjasama yang tangguh, tidak berjalan sendiri, karena ada segi yang bukan manusiawi di dalam mengelola gereja&#8221; . Pengetian bisa bekerjasama harus dibedakan dengan &#8220;kesamaan pendapat&#8221; , perbedaan pendapat tidak bisa diartikan sebagai ketidakmampuan bekerjasama , apalagi diartikan secara ekstrim sebagai &#8220;pamerdi&#8221; . Jangan lupa bahwa ketika &#8220;kekuasaan sebagai bagian dari tujuan pelayanan&#8221; maka konsep kerjasama akan bergeser ke arah &#8220;kebenaran komunitas &#8216; kelompok&#8221; . Oleh sebab itu sebuah pelayanan di gereja yang palng penting adalah tujuan personal dalam pelayanan di gereja tersebut. Ingat bahwa dalam gereja hanya ada satu kebenaran yaitu kebenaran Allah dan bukan kebenaran kelompok / komunitas yang sedang aktif melayani. Nun di dalam rumah-rumah warga GKJW masih banyak warga yang berhati jernih dalam keinginan untuk melayani Tuhan hanya masalah &#8220;kesempatan&#8221; dan &#8220;keterbedaan&#8221; pola fikir yang menghalanginya. Trimakasih atas tulisannya , semoga banyak yang bisa memahami.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
