wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Mendekat Pada Sempurna

11 August 2012 754 views No Comment Oleh

Bacaan : Matius 17:14-20.
Pujian: KJ  370

Apa ukuran sesuatu adalah baik? Ragam jawaban akan diberikan oleh masing-masing orang. Sebenarnya semua orang memiliki ukurannya sendiri dalam memaknai kehidupan. Demikian juga dengan keadilan. Apakah ukuran keadilan. Sebab seringkali keadilan ini tertutup oleh keadilan versi manusia. Idealisme manusia kemudian dimutlakkan sebagai pegertian yang paling benar. Padahal, harus diakui, segala pemahaman itu juga tetap ada latar belakang keterbatasan dan bahkan kepentingan manusia itu sendiri. Pemahaman kita, sebagai ciptaan Allah, tentang kehidupan seharusnya holistik atau menyeluruh dengan mengikuti ukuran dan kehendak Allah. Hal ini berdampak pada pengertian sepotong-sepotong yang dimiliki manusia tentang keadilan hendaknya bisa saling melengkapi dan tidak menetapkan standar masing-masing. Rangkaiannya adalah, seseorang dapat meminimalisir standar ganda tentang keadilan yang lebih sering mengutamakan keuntungan sendiri.

Berikutnya, dalam kerangka menciptakan keadilan, bagaimana dapat berbuat baik dan sempurna jika ukuran yang dipakai tetaplah ukuran manusia dan malah melupakan sosok penyempurna yang seharusnya tidak boleh ditinggalkan. Para murid sudah mengalaminya. Ketika ukurannya bukanlah ukuran Yesus, dalam hal ini terkait dengan kepercayaan para murid, maka yang dilakukan para murid menjadi tidak sempurna. Para murid memang sudah seharusnya berjuang memberi ruang bagi kehadiran Yesus. Bagaimana mampu memberi ruang itu? Syaratnya ada hubungan dekat dengan Allah, sehingga makin mampu mendekati dan memahami kehendak Allah dengan baik. Namun perjuangan inipun harus dengan baik dan dilaksanakan sampai saat datangnya Sang Sempurna.

Perjuangan demi kebaikan akan makin sempurna jika kita lebih dahulu mampu memahami fenomena kehidupan yang ada, sehingga bisa mampu mengenali manakah yang menjadi kehendak Allah yang sebenarnya. Harus tetap ada usaha pro aktif atau usaha semaksimal mungkin, bukan sekedar menunggu jawaban dari Allah dalam situasi yang belum sempurna. [WK]

Kesempurnaan Kristus melengkapi dan memperbaiki kelemahan serta kekurangan yang ada.

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.