wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Melawan KehendakNya

27 May 2015 53 views No Comment Oleh

Bacaan : Yesaya 65:1-12   |     Pujian: KJ 388
Nats: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tanganKu kepada suku bangsa yang memberontak yang menempuh jalan yang tidak baik dan mengikuti rancangannya sendiri.”(ayat 2)

Dalam kehidupan kita, hukuman selalu mengikuti perbuatan jahat, baik hukuman moral maupun hukuman fisik. Perbuatan jahat adalah melawan hukum yang berlaku. Pemerintah sudah bertekad memberikan hukuman berat (sampai mati) kepada pengedar narkoba karena dampak dari narkoba dapat mematikan penggunanya dan merusak generasi muda penerus bangsa. Demikian juga hukuman tersedia bagi orang-orang yang melawan firman dan kehendak Tuhan.

Dalam bacaan hari ini Firman Tuhan memperingatkan mengenai hukuman yang dahsyat atas orang-orang Israel yang melawan Tuhan dalam perbuatan-perbuatannya. Tetapi masih ada suatu “sisa” yang diselamatkan, yaitu yang ternyata masih mau mendengarkan dan mentaati Firman Tuhan. Pada waktunya Tuhan menghakimi, menghukum dan dapat membinasakan yang tetap menolak uluran tangan Tuhan, tetapi pada waktunya Tuhan juga menyatakan kasih setianya. Dia adalah “Allah yang adil”. Keadilan itu pada satu pihak menghukum segala penyelewengan, akan tetapi pada pihak lain membebaskan dan menyelamatkan orang yang mencari Dia. Sikap mencari berarti berusaha dengan sungguh-sungguh untuk bertemu Tuhan dan berserah kepadaNya. Karena itu Tuhan menugaskan para nabi untuk mengajar bangsa Israel untuk meninggalkan dosa-dosanya dan mencari Tuhan. Kasih Tuhan kepada orang berdosa pertama-tama dinyatakan dalam pertobatan, pembaharuan dan kesucian hidup, kemudian menyusul berkat-berkat dan karunia berupa suka cita abadi, keselamatan dan kehidupan kekal.

Kasih Tuhan sungguh besar, walaupun kita manusia berdosa, Dia tetap mengulurkan tanganNya, menawarkan Diri “Ini Aku, ini Aku”. Oleh karena itu datanglah dengan bersujud dan bertobat agar mendapat pengampunan segala dosa-dosa kita dan lakukan kehendakNya. Mari kita mencari Tuhan dalam segala hal dan temukan kehendakNya serta melakukannya. (Sri)

“Temukan kasih dan kehendak Tuhan dalam seluruh pengalaman hidup!”

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.