<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: GKJW dan Zaman Informasi</title>
	<atom:link href="http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi</link>
	<description>Situs Komunitas Greja Kristen Jawi Wetan</description>
	<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 12:33:46 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: Dyah Ayu Krismawati</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-110</link>
		<dc:creator>Dyah Ayu Krismawati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 04:51:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-110</guid>
		<description>@Lintang - Situbondo: Tulisan ini memang hanya salah satu mimpi saya di bidang media dan komunikasi untuk GKJW,pak Ndito. Mimpi ini memang harus dilengkapi dan ditambah oleh mimpi-mimpi banyak orang, baru nanti mungkin bisa dicarikan jalan proseduralnya. Jadi tidak mungkin tiba-tiba! Lha monggo kalau ada tulisan-tulisan/pikiran-pikiran lain yang senada termasuk jalur tepat yang bisa ditempuh, kita kumpulkan. Kalau Obama saja bisa mengatakan: "Yes, we can!" mengapa GKJW tidak!?
Matur nuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Lintang - Situbondo: Tulisan ini memang hanya salah satu mimpi saya di bidang media dan komunikasi untuk GKJW,pak Ndito. Mimpi ini memang harus dilengkapi dan ditambah oleh mimpi-mimpi banyak orang, baru nanti mungkin bisa dicarikan jalan proseduralnya. Jadi tidak mungkin tiba-tiba! Lha monggo kalau ada tulisan-tulisan/pikiran-pikiran lain yang senada termasuk jalur tepat yang bisa ditempuh, kita kumpulkan. Kalau Obama saja bisa mengatakan: &#8220;Yes, we can!&#8221; mengapa GKJW tidak!?<br />
Matur nuwun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lintang - Situbondo</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-99</link>
		<dc:creator>Lintang - Situbondo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 03:18:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-99</guid>
		<description>Untuk author :

Bagaimana ya, caranya membuat jejaring untuk mewujudkan mimpi sampeyan yang begitu indah itu ? sebab saya kuatir, mekanisme kita bukan mekanisme yang mudah untuk tiba-tiba membuat program jadi mendukung tulisan sampeyan itu.


salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk author :</p>
<p>Bagaimana ya, caranya membuat jejaring untuk mewujudkan mimpi sampeyan yang begitu indah itu ? sebab saya kuatir, mekanisme kita bukan mekanisme yang mudah untuk tiba-tiba membuat program jadi mendukung tulisan sampeyan itu.</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lintang - Situbondo</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-98</link>
		<dc:creator>Lintang - Situbondo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 03:16:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-98</guid>
		<description>To admin, 
Saya melihat, ada banyak ketertuduhan di balik "waktu hening" (pinjam istilah admin DUTA-RIA yang kita sayangi bersama. Memang, kadang 'Silence is golden', but not always gitu kan ?
Merujuk pada surat yang disebar ke jemaat-jemaat tentang penghentian 'sementara' DUTA-RIA, ke sanalah ketertuduhan itu bermunculan. Mungkin hal ini didukung oleh 'diam-nya' mereka yang ikut mengambil keputusan di MA, tanpa 'njlentrehne' pergumulan yang melatar-belakangi pengambilan keputusan itu. Ada baiknya, tidak semua keputusan persidangan mesti ditutup rapat-rapat dan hanya dijelaskan lewat selembar surat yang hanya memuat keputusan itu sendiri (kecuali yang benar-benar khusus dan dapat menimbulkan dampak kurang baik).
Saya percaya, pro dan kontra selalu ada. Yang tidak boleh ada (seharusnya) adalah saling menyerang antara mereka. Jika memang penghentian sementara DUTA-RIA itu menjadi kehendak-Nya, percayalah.... kita akan melihat dan merasakan sesuatu yang jauh lebih indah nantinya... oke ?

Salam untuk admin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To admin,<br />
Saya melihat, ada banyak ketertuduhan di balik &#8220;waktu hening&#8221; (pinjam istilah admin DUTA-RIA yang kita sayangi bersama. Memang, kadang &#8216;Silence is golden&#8217;, but not always gitu kan ?<br />
Merujuk pada surat yang disebar ke jemaat-jemaat tentang penghentian &#8217;sementara&#8217; DUTA-RIA, ke sanalah ketertuduhan itu bermunculan. Mungkin hal ini didukung oleh &#8216;diam-nya&#8217; mereka yang ikut mengambil keputusan di MA, tanpa &#8216;njlentrehne&#8217; pergumulan yang melatar-belakangi pengambilan keputusan itu. Ada baiknya, tidak semua keputusan persidangan mesti ditutup rapat-rapat dan hanya dijelaskan lewat selembar surat yang hanya memuat keputusan itu sendiri (kecuali yang benar-benar khusus dan dapat menimbulkan dampak kurang baik).<br />
Saya percaya, pro dan kontra selalu ada. Yang tidak boleh ada (seharusnya) adalah saling menyerang antara mereka. Jika memang penghentian sementara DUTA-RIA itu menjadi kehendak-Nya, percayalah&#8230;. kita akan melihat dan merasakan sesuatu yang jauh lebih indah nantinya&#8230; oke ?</p>
<p>Salam untuk admin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-69</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 15:07:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-69</guid>
		<description>@bayu sagita: Kami juga prihatin jika Majalah Duta-Ria harus berhenti saat ini. Tapi kami berharap bahwa keputusan yang diambil untuk menghentikan penerbitan Duta-Ria hanyalah merupakan "waktu hening" sejenak untuk mempersiapkan diri berkarya lebih baik dan profesional.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@bayu sagita: Kami juga prihatin jika Majalah Duta-Ria harus berhenti saat ini. Tapi kami berharap bahwa keputusan yang diambil untuk menghentikan penerbitan Duta-Ria hanyalah merupakan &#8220;waktu hening&#8221; sejenak untuk mempersiapkan diri berkarya lebih baik dan profesional.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bayu sagita</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-62</link>
		<dc:creator>bayu sagita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 05:37:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-62</guid>
		<description>Informasi mutlak diperlukan oleh stiap orang di muka bumi, tak terkecuali oleh warga GKJW, untuk mengetahui apa, bagaimana, kapan, dan dimana sebuah peristiwa terjadi di kalangan warga GKJW. Atau juga sebagai sambung rasa, atau sambung katresnanan bagi setiap warga GKJW yang berada di kota-kota maupun yang ada di "pucuk gunung". Gak perlu muluk2 dalam membangun sebuah sarana informasi, yang sederhana seperti majalah saja bisa. Tapi apa yang dilakukan oleh para "orang pinter" di PHMA???? Mereka justru menutup sarana informasi yang sudah ada sejak dulu yaitu majalah Duta. Trus mau membangun sarana informasi yang seprti apa lagi??? kalo yang gampang dan bisa terjangkau oleh semua lapisan jemaat(asal bisa baca) aja diberangus!!!!!!!!!!!!!!

Matur nuwun,

bayu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Informasi mutlak diperlukan oleh stiap orang di muka bumi, tak terkecuali oleh warga GKJW, untuk mengetahui apa, bagaimana, kapan, dan dimana sebuah peristiwa terjadi di kalangan warga GKJW. Atau juga sebagai sambung rasa, atau sambung katresnanan bagi setiap warga GKJW yang berada di kota-kota maupun yang ada di &#8220;pucuk gunung&#8221;. Gak perlu muluk2 dalam membangun sebuah sarana informasi, yang sederhana seperti majalah saja bisa. Tapi apa yang dilakukan oleh para &#8220;orang pinter&#8221; di PHMA???? Mereka justru menutup sarana informasi yang sudah ada sejak dulu yaitu majalah Duta. Trus mau membangun sarana informasi yang seprti apa lagi??? kalo yang gampang dan bisa terjangkau oleh semua lapisan jemaat(asal bisa baca) aja diberangus!!!!!!!!!!!!!!</p>
<p>Matur nuwun,</p>
<p>bayu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nono</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-23</link>
		<dc:creator>nono</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 13:04:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-23</guid>
		<description>yups tinggal bagaimana isu ini dihembuskan yang akibatnya akan menyegarkan banyak orang...

dukungan selalu akan diberikan dan disuarakan..
selamat melayani
Tuhan memberkati..

warm regards
nono.ganteng@gmail.com

ditunggu tulisan2 berikutnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yups tinggal bagaimana isu ini dihembuskan yang akibatnya akan menyegarkan banyak orang&#8230;</p>
<p>dukungan selalu akan diberikan dan disuarakan..<br />
selamat melayani<br />
Tuhan memberkati..</p>
<p>warm regards<br />
<a href="mailto:nono.ganteng@gmail.com">nono.ganteng@gmail.com</a></p>
<p>ditunggu tulisan2 berikutnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dyah Ayu Krismawati</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-20</link>
		<dc:creator>Dyah Ayu Krismawati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 16:52:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-20</guid>
		<description>@nono: Mas Nono, konon sebuah harapan akan menjadi kenyataan jika terus disuarakan dan diyakini oleh banyak orang. Memang perlu komitmen lembaga juga untuk mewujudkan pemikiran semacam ini menjadi sebuah realita. Saya pikir kesadaran kolektif akan membangunkan GKJW mengeksplorasi teknologi untuk pewartaan kabar baik itu. Sekarang gejalanya sudah makin terlihat dengan makin banyaknya jemaat yang sudah memiliki blog meskipun belum optimal.Ke depan, realita seperti yang saya, anda dan banyak orang harapkan itu nampak makin jelas.Perlu optimisme dan kesabaran berproses. Terima kasih sudah membaca tulisan saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@nono: Mas Nono, konon sebuah harapan akan menjadi kenyataan jika terus disuarakan dan diyakini oleh banyak orang. Memang perlu komitmen lembaga juga untuk mewujudkan pemikiran semacam ini menjadi sebuah realita. Saya pikir kesadaran kolektif akan membangunkan GKJW mengeksplorasi teknologi untuk pewartaan kabar baik itu. Sekarang gejalanya sudah makin terlihat dengan makin banyaknya jemaat yang sudah memiliki blog meskipun belum optimal.Ke depan, realita seperti yang saya, anda dan banyak orang harapkan itu nampak makin jelas.Perlu optimisme dan kesabaran berproses. Terima kasih sudah membaca tulisan saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nono</title>
		<link>http://www.gkjw.web.id/gkjw-dan-zaman-informasi#comment-16</link>
		<dc:creator>nono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 09:09:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gkjw.web.id/?p=183#comment-16</guid>
		<description>mmmmhhhhh..... pemikiran yang brillian dan memang sudah banyak dipikirkan.. nah terus bagaimana realisasinya...?

mengingat semakin detik dunia semakin menyempit dengan hadirnya teknologi maka kita pastinya ga boleh kalah dunk...

dukungan selalu akan diberikan.. 

salam hangat
nono.ganteng@gmail.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mmmmhhhhh&#8230;.. pemikiran yang brillian dan memang sudah banyak dipikirkan.. nah terus bagaimana realisasinya&#8230;?</p>
<p>mengingat semakin detik dunia semakin menyempit dengan hadirnya teknologi maka kita pastinya ga boleh kalah dunk&#8230;</p>
<p>dukungan selalu akan diberikan.. </p>
<p>salam hangat<br />
<a href="mailto:nono.ganteng@gmail.com">nono.ganteng@gmail.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
