wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Gembala Untuk Semua Bangsa

13 November 2013 75 views No Comment Oleh

Bacaan : Wahyu 12 : 1 – 6
Nyanyian : KJ 407 : 1, 3
Nats : “Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.” [ayat 5]

Seorang perempuan berselubung matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya (ay 1), merupakan simbol atau melambangkan bangsa Israel. Bangsa Israel dalam penderitaan karena ketidak taatannya dan ketidaksetiaanya kepada Allah. Karena mereka menyembah berhala, dewa, dan allah-allah dari bangsa lain (ay 2). Naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota melambangkan kekuasaan iblis di dunia dan ingin menguasai dunia dengan mencegah kelahiran Yesus anak Allah bahkan akan membunuhNya (ay 5). Sekalipun bangsa Israel jatuh dalam dosa karena ketidaktaatann dan ketidaksetiaanya kepada Allah, namun Allah tetap mengasihinya dengan lahirnya Yesus Kristus ke dunia untuk mengembalakan semua bangsa dengan gada besi (ay 5, Mzm 2:9).

Yesus tidak hanya menggembalakan bangsa Israel dan semua bangsa di dunia, tetapi Dia menjadi Juruselamat untuk semua bangsa di dunia bagi mereka yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat. Sungguh, kita menjadi orang yang berbahagia karena kasih karunia Allah, sebab Yesus lahir, mati, bangkit dan kemudian bertahta di sorga untuk orang-orang berdosa yang mau percaya kepadaNya.

Marilah kita sambut sang Raja, Sang Gembala Agung dengan penuh suka cita melalui ketaatan, kesetiaan, dan pengabdian kita kepada Allah yang kita wujud nyatakan dalam melayani sesama. Pelayanan kita kepada sesama dari semua kalangan dan golongan akan menjadi wujud penggembalaan Tuhan Yesus atas semua bangsa. [DG]

“Karena semua kekayaan dunia ini bisa jadi dari iblis dan raja-raja dunia, aku perlu waspada, jangan sampai aku menyembah iblis ketika aku bersukur kepada Tuhan atas hal-hal duniawi.”

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.