wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Garis Finish

11 August 2013 138 views No Comment Oleh

Bacaan : Lukas 12: 32-40.
Pujian :
KJ 416
Nats : “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.” (ay. 32)

Derek Redmond adalah seorang atlet lari dari Inggris yang menjadi salah satu kandidat kuat juara lari 400 meter di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Redmond sudah berlatih sangat keras mempersiapkan diri dengan baik untuk perlombaan kali ini. Dalam perlombaan dia melaju dengan sangat cepat di 200 meter pertama mengungguli lawan-lawannya, terus melaju dan bahkan ia sudah bisa melihat garis finish di depannya. Namun di 175 meter terakhir, tiba-tiba otot harmstringnya cedera dan membuatnya kesakitan luar biasa! Dia berjongkok di lintasannya dan dengan cepat ditinggalkan oleh para lawannya. Saat para petugas medis menghampirinya Redmond bangkit dan dengan terpincang-pincang ia memutuskan untuk melanjutkan pertandingan. Ternyata ia tak sendiri. Ayahnya, segera menerobos kerumunan orang dan menghampiri anaknya yang terpincang. Ia melingkarkan tangan si anak di bahunya, dan membantunya berlari menuju garis finish. Menjelang garis finish, sang ayah melepaskannya untuk melewati garis itu sendiri! Redmond memang tidak menjadi juara, namun ia dan ayahnya mendapat standing ovation (tepuk dengan berdiri) panjang dari sekitar 65 ribu penonton yang memadati arena itu.

Bagaimana dengan pertandingan hidup yang sedang kita jalani sekarang? Apakah masih kuat kaki kita untuk terus berlari? Penatkah kita, sehingga harus berjalan pelan-pelan? Ataukah malah kita sedang terkapar di lintasan karena beratnya kesakitan dan cedera hidup yang dialami?

Bagaimanapun kondisi kita saat ini, Tuhan Yesus tak pernah tinggalkan kita! Dia menentramkan hati kita dengan berkata, “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.” (ay. 32). Ya, meski kita hanya sekedar “kawanan kecil” yang lemah, ada Kerajaan yang dijanjikan Bapa di garis finish sana. Ayo bangkit! Ayo teruskan sampai finish! (Rhe).

Jika salah, perbaiki! Jika jatuh, bangkit lagi! Namun jika menyerah, selesai sampai disini…

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.