Dinamika GKJW Jemaat Rungkut
Perkembangan Kota Surabaya ke arah selatan membuat GKJW Jemaat Rungkut tumbuh dalam waktu singkat. Di usianya yang ke-19 jemaat ini memiliki lebih dari 1.600 warga yang hidup ditengah budaya kota dan budaya Industri. Mereka yang datang dari berbagai tempat untuk memenuhi panggilan hidup itu telah mewarnai dinamika jemaat ini.
Di tengah hiruk pikuk metropolitan dan beban hidup mereka dipanggil untuk terus mengabarkan keadilan, damai sejahtera dan sukacita. Keadilan ditengah berkuasanya kapitalisme, damai sejahtera di tengah sesaknya beban hidup di perkotaan dan sukacita ditengah pengharapan yang semakin terkikis.
Warga datang dan pergi; Pendeta silih berganti. Namun kabar baik itu tetap abadi…




e-mail artikel ini




(4.5 out of 5)
fotonya bagus²
ayo dong lebih banyak lagi stock foto buat GKJW tercinta ini,
biar dunia melihat bahwa GKJW itu aktif walau nyanyinya kidung pasamuan “nglemprek..” kadang ngggandol…
hehehe
GBU
10 February 2009 at 12:01 pm