Home » Berita

CANGKRING, Jemaat GKJW Ke-154

Yabes Adonia 16 March 2009 Berita 864 views 11 Commentse-mail artikel ini e-mail artikel ini

GKJW CangkringMinggu, 15 Maret 2009, Greja Kristen Jawi Wetan kembali menambah jumlah jemaatnya dengan didewasakannya Calon Jemaat Cangkring menjadi jemaat GKJW ke-154.

Sebelumnya Calon Jemaat Cangkring adalah bagian dari GKJW Jemaat Sumbergondang. Kerja keras mulai dirintis setelah Pepanthan Cangkring dirubah statusnya menjadi “calon jemaat” pada tahun 2005. Warga jemaat mulai belajar tentang apa dan bagaimana menjadi jemaat dewasa. Setelah dirasa siap, Sidang Majelis Agung GKJW ke-99 di Batu memutuskan pendewasaan jemaat yang masuk dalam Majelis Daerah Surabaya Barat ini.

Cangkring sendiri adalah nama sebuah desa yang terletak di Kec Bluluk, Kab Lamongan. Di tempat inilah Tuhan menumbuhkan sebuah jemaatNya di dusun Boworejo. Saat ini GKJW Jemaat Cangkring memiliki warga 61 Kepala Keluarga dengan 231 jiwa. Setelah didewasakan GKJW Cangkring akan dilayani Pdt.Sumardi (pendeta baku jemaat Randurejo, Mojokerto) sebagai pendeta konsulen.

Ibadah pendewasaan GKJW Cangkring dilayani oleh Ketua Majelis Agung GKJW, Pdt. Iman Santoso, STh. Dalam khotbahnya, Pdt.Iman menyampaikan pentingnya sikap setia, penuh pengorbanan, rasa damai dalam setiap pelayanan. Jemaat hendaknya berkaca pada Ibu Theresa yang tetap setia untuk melayani. Dalam kesetiaan dibutuhkan pula pengorbanan untuk mendahulukan kepentingan orang lain dibanding kepentingan diri sendiri. Selain itu, jemaat hendaknya berupaya menciptakan damai, sebab kerukunan mustahil tercipta tanpa peran kita sendiri.

Sukacita kelahiran jemaat baru dirayakan dengan puji-pujian yang dipersembahkan Paduan Suara GKJW jemaat Jombang, Paduan Suara GKJW jemaat Sumbergondang, Paduan Suara GKJW jemaat Cangkring dan Paduan Suara anak-anak.

Menandai kedewasaan dan kemandirian jemaat Baru dilakukan juga penyerahan harta kekayaan gereja dari jemaat Sumbergondang kepada jemaat Cangkring. Berikutnya juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian jemaat Cangkring dan pembukaan kain selubung papan nama gereja yang dilakukan oleh ketua PHMA Pdt Iman Santoso Puro S.Th

e-mail artikel ini e-mail artikel ini
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5 out of 5)
Loading ... Loading ...

11 Comments »

  1. SELAMAT UNTUK MBAH GKJW,
    dlm usia lbh dari 77 tahun nampak anak yg ke 154..
    smg makin banyak juga ‘baby sitter’ yg ikutan momong..
    SELAMAT UTK CANGKRING..
    Makin semangat dan setia..

  2. Bagus beritanya…, hanya selipan dari ‘amanat’ Camat sebgai representasi pemerintahan koq nggak kekutip. Dan foto ‘brand’ GKJW Cangkringnya koq nggak nampak ya? Tapi tak apa…, paling tidak gerejo ndeso sana sudah pernah dikotbahi bopo Ketua MA….Maju dan terus semangat para sedulur generasi mbah ALAS

    Trims
    Wargo Cankring ing Suroboyo

    Gatut

  3. Paling..pas pak camat pidato juru tulise lagi neng jedhing golek banyu ra ana.. trus pas buka brand, tukang foto (eh, fotografere) lagi nguber laler.. hehe..
    btw,anyway,bus wae.. lumayan.. ana penggembala sapi salaman karo pak ketua MA. Hehe..

    salam,
    generasi ke-5 mbah alas.

  4. selamat dan sukses atas pengukuhan GKJW Jemaat Cangkring - Bluluk - Lamongan, menjadi jemaat ke 154 GKJW.

  5. Halllla gedabrah….., itu yg salaman bukan sekedar Penggembala Sapi, tapi juga merangkap juragan gulo. Tahu…apa yang dikatakan,”pak nyuwun sewu lho niki wonten gulo sak glangsing monggo dipun asto lho..” Gingsir gumuyu…. Lha lik “Yaitu” cepet-cepet mau bawain…., nggih…nggih nyuwun sewu mriki kulo betak-aken…..”

    //ingkang mirsani
    saking celak-e tendo!

    wong jowo

  6. selamat ya

    kapan gkjw pepanthan jiwan (pepanthan dari madiun) menyusul ?

  7. slamat buwa cangkring…
    perjuangan baru dimulai..
    aku akan kembali ke cangkring, suatu saat..
    ta cari jam terbang di negeri orang dlu yow..

    congrat..

  8. wah wah wah…. bocah ra nggenah… bapake sing paling ganteng dewe sak cangkring diarani “penggembala sapi”..

  9. ok deh dah dewasa semuanya

  10. akhirnya walau dari kejauhan dan sekarang aku jadi warga GKJ Grogol Sukoharjo aku tetap bangga dengan GKJW Cangkring, ayo maju GKJW Cangkring

  11. ora rugi yen mbahkungku, mbah tikno yen biyen melu mbangun jemaat ing GKJW Cangkring,dadi majelis pirang - pirang daur,saiki grejaone mbahkung, budeku yun, bude, bulik uga adik kangmas mbayu sing ono cangkring,mbowo, sengon, tempuran, wareng, korame lan sapiturete ayo podo sregep olehe ngabekti ayo podo ndadeke grejo kanggo pusat kegiatan lan pelayanan.
    lehku bayangke canggaku mbah alas buyutku mbah jo, mbahkung mbah tik mesti guyu seneng ono surga ngerti anak, putune wis duwe greja dewoso……………….

Have your say!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>