wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Campur Tangan Tuhan

17 December 2011 1,248 views No Comment Oleh

Bacaan: Matius 1:1-17
Nats: Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus (ayat16).
Pujian: KJ 417

Pada saat bangun pagi, kita merasa bahagia. Biasanya pengalaman kita hari itu akan diwarnai pengalaman yang menyenangkan, membahagiakan, dan membuat hati kita puas. Perasaan seperti itu tentu tidak kita rasakan hanya bagi diri kita saja. Orang-orang yang ada di sekitar kita pasti juga terkena imbasnya. Dalam hidup rohani, pengalaman seperti itu disebut penghiburan. Awal yang baik diharapkan seterusnya akan menjadi baik. Sebaliknya, awal yang kurang atau tidak baik, akan berpengaruh pada segala sesuatu yang kita pikirkan, kita kerjakan, dan kita ucapkan.

Pada awal membangun  keluarganya, Yusuf tidak terlepas dari persoalan. Salah satunya ketika Maria, tunangannya, telah mengandung dari Roh Kudus. Yusuf menghadapi peristiwa itu dengan penuh pertimbangan. Pada saat menimbang-nimbang itulah, Tuhan ikut campur tangan. Tuhan meneguhkan Yusuf melalui perantaraan malaikat-Nya. Dalam Alkitab disebutkan bahwa hal itu terjadi dalam mimpi, ‘Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, …” (Matius 1:20b).

Dalam kebimbangan orang membutuhkan peneguhan. Peneguhan itu akan kita alami bila kita menyediakan diri untuk hening. Dalam keheningan, kita dapat mendengarkan suara hati kita. Bila kita mendengarkannya, artinya kita melakukan sesuai dengan yang dikatakan oleh suara hati, kita akan merasa tenang, tidak takut, dan lega. Hal ini bukan berarti semuanya beres. Adanya campur tangan Tuhan bukan berarti semuanya lancar dan tanpa rintangan. Usaha kita, pengalaman jatuh bangun yang kita alami akan memurnikan motivasi kita. Justru dalam kesulitan itu, kita akan berusaha terus karena Tuhan memberi dukungan dan mendampinginya. Cobalah tetap menyisihkan waktu sebentar bersama Tuhan untuk melihat hidup kita. Apabila kita tekun dan setia, tentu kita akan merasakan hasilnya. Campur tangan Tuhan tidak berarti membebaskan dari segala kesulitan. [SK]

Kirimkan Artikel Ini Kirimkan Artikel Ini

Kata Kunci Artikel Ini:

Comments are closed.