wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Bisma

25 November 2014 32 views No Comment Oleh

Bacaan : Daniel 2 : 31 – 45  |   Pujian: KJ 260
Nats: “Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya…”  [ayat 44]

Sejak beberapa saat lalu, salah satu TV swasta menayangkan serial Mahabharata. Banyak orang yang menyukainya karena para pemeran tokoh-tokohnya ganteng dan cantik, apalagi yang memerankan tokoh Arjuna dan Krisna. Wiiiihhhh….guanteeeeng banget! Tapi, kali ini saya ingin membahas tokoh besar di Mahabharata, yakni Bisma. Ia adalah anak Raja Sentanu dan Dewi Gangga yang merupakan Putra Mahkota yang sah dari Kerajaan Hastinapura. Namun karena janji ayahnya pada sang ibu tiri, ia mengambil sumpah untuk tidak menikah dan hanya melayani tahta Hastinapura. Bisma adalah kakek dari Pandawa dan Kurawa. Sebenarnya, sebagai seorang ksatria ia tahu benar bahwa Pandawa ada di pihak yang benar. Namun, karena sumpahnya pada Hastinapura ia terpaksa berada di pihak Kurawa. Selama perang Bharatayudha berlangsung, Bisma membuat pihak Pandawa mengalami kekalahan besar. Namun, Arjuna, Srikandi dan Khrisna berhasil membuatnya terluka parah dan akhirnya tewas. Demikianlah, ksatria sebesar dan seikhlas Bisma menemui ajal karena sumpahnya pada Kerajaan Hastinapura yang fana.

Seperti yang terjadi pada Hastinapura, sejarah tidak pernah mencatat adanya Kerajaan yang kekal. Namun, melalui mimpi Nebukadnezar Allah menyatakan bahwa Ia akan mendirikan sebuah Kerajaan yang tidak akan binasa dan kekal selama-lamanya (ay. 44). Kitab Daniel yang bernuansa Apokaliptis ini mengingatkan kita bahwa Allah sendiri membangun Kerajaan yang kekal dan Dialah yang berkuasa dan meraja dalam Kerajaan itu. Pertanyaannya bagi kita sederhana, sudah siapkah kita menjadi warga negara di Kerajaan Kekal milik Allah itu?

Kerajaan Allah sudah dekat, memang kita tak tahu kapan dan bagaimana ia datang. Tapi mari pastikan diri kita siap dan layak untuk ikut dalam pemerintahanNya yang ajaib. Mari pastikan diri kita sudah menghasilkan buah, agar kita turut masuk kedalam lumbungNya yang kekal. [Rhe]

Memerangi gelap kemiskinan, menyinarkan terang keadilan, datanglah KerajaanMu; di lautan, di gunung, di ladang dan di badai, di pasar, di jalan, datanglah KerajaanMu! [KJ 260]

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.