wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

“Bisa memberi hujan?….”

17 November 2014 29 views No Comment Oleh

Bacaan : Lukas 19 : 1 – 10  |  Pujian : 260 : 1
Nats: “..TUHANlah yang membuat awan-awan pembawa hujan deras..” [ayat 1]

Dunia ini memang banyak menawarkan hal-hal yang tampak sangat menjanjikan. Mulai dari penawaran obat pembasmi nyamuk, sampai penawaran calon presiden, penuh dengan kata-kata indah yang bisa mempengaruhi masyarakat untuk percaya begitu saja. Namun apa yang dinubuatkan Zakharia kepada penduduk Yehuda pada zaman Darius, Raja Persia, bukanlah tawaran yang menjual janji. Zakharia menyerukan bahwa jika umat membutuhkan hujan, maka umat  harus memohonnya kepada Allah, bukan mempersembahkan kurban kepada berhala-berhala. Zakharia mengajak umatNya untuk kembali berdoa kepada Allah dengan kesungguhan hati. Allah juga berfirman bahwa Ia akan membela umatNya dari para pemimpin bangsa-bangsa musuh atau para pemimpin Yehuda yang gagal menjadi gembala yang baik (ayat 3). Demikianlah firman Allah yang kekal, senantiasa memberkati setiap umat yang percaya kepada-Nya, di tengah tawaran dunia yang menggiurkan tetapi hanya membuat umat jauh dari Allah.

Bagaimana dengan kita sebagai umat yang hidup pada masa sekarang ini? Di tengah tawaran dunia yang menggiurkan, apakah di antaranya ada yang mampu menjamin keselamatan jiwa kita? Meski kita tidak lagi mampu berkomunikasi langsung dengan Allah seperti pada masa Zakharia, tetapi kuasa Allah itu juga dinyatakan bagi kita sampai saat ini. Tantangan terbesar kita adalah bagaimana hidup di dunia ini dengan tetap peka untuk merespon penyertaan Allah. Kesetiaan kepada Allah akan mendatangkan perlindungan bagi kita. Mungkin kita ada di antara orang yang mencari keuntungan sendiri, atau kita bekerja di tempat yang para pemimpinnya penuh kesombongan, atau kita tinggal di tengah masyarakat yang mengucilkan kita, namun jika mata kita tetap tertuju kepada Allah dan setia melakukan firman-Nya, maka damai sejahtera itu akan tinggal dalam jiwa kita, meski bumi yang kita diami ini compang-camping. Bukankah hanya Allah yang mampu mendatangkan hujan? Maka damai sejahtera di bumi ini pun hanya bersumber dari Allah. [dee]

“Manusia pandai mengucapkan janji, Allah pandai memenuhi janji.”

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.