wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Berkuasa = Bertanggung Jawab

25 November 2012 328 views No Comment Oleh

Bacaan :Daniel 7: 13-14.
Pujian: KJ 429: 1, 3
Nats:  “Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya.Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah,”(ayat 14)

Dua pasangan cagub dan cawagub terlihat serius, berdebat dan beradu argumentasi didepan audience. Malam itu mereka berada didepan beberapa kamera, dan acara itu disiarkan televisi secara langsung. Berbagai macam hal mereka janjikan akan diperbuat ketika mereka berkuasa kelak. Semua pada intinya berjanji akan mensejahterakan warga yang akan dipimpinnya selama mereka berkuasa. Dengan kata lain mereka berjanji akan memakai kekuasaan untuk keadilan dan kesejahteraan warga yang memilih mereka sebagai penguasa. Sungguh nikmat rupanya menjadi penguasa. Pergi kemana-mana dikawal,dilayani dan dihormati. Apapun yang menjadi perintah dan titahnya akan dituruti. Maka ketika kekuasaan itu dibatasi oleh waktu dan segera berakhir, ada banyak penguasa yang tidak siap dan sangat menderita karena kehilangan kekuasaanya.

Kekuasaan yang dimiliki Kristus sungguh berbeda dengan kekuasaan para penguasa dunia. Karena kekuasaan Kristus bersifat kekal dan tidak akan lenyap. Itu terjadi karena kerajaan yang dimiliki Kristus juga adalah kerajaan yang tidak akan musnah. Namun demikian, Kristus memakai kekuasaanNya bukan untuk dilayani melainkan melayani. Kristus menunjukan teladan sejati bahwa menjadi penguasa sebenarnya memiliki tanggungjawab yang tidak kecil. Karena menjadi penguasa haruslah mengayomi,bahkan menyelamatkan orang-orang yang berada dibawah kekuasaannya.

Jikalau saat ini kita merasakan sedang menjadi seorang penguasa, apapun kekuasaan (kewewenangan) yang kita miliki,pakailah itu dengan cara bertanggungjawab. Agar kekuasaan itu menjadikan orang-orang yang kita kuasai memiliki hidup yang sejahtera. Dengan demikian, kita pun akan dihargai karena kita bertanggungjawab atas kekuasaan yang kita miliki. [OKA]

“Penguasa yang bertanggungjawab lebih banyak melayani daripada dilayani.”

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.