wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Berjaga Menyongsong Kedatangannya

7 December 2015 50 views No Comment Oleh

Bacaan: 1 Tesalonika 5:1-11  |   Pujian: KJ 463
Nats: “Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (ayat 9)

Tidak sedikit orang Kristen bertanya apakah Tuhan Yesus benar-benar akan datang untuk kedua kalinya seperti tertulis dalam alkitab. Mengapa tidak datang-datang? Pertanyaan ini menyebabkan banyak orang yang melupakan janji Tuhan tersebut dan tidak lagi berjaga-jaga, terbuai dengan kesenangan duniawi, tanpa menjaga kekudusan hidupnya. Tuhan Yesus sudah menyatakan dengan tegas bahwa tak seorangpun tahu saatnya tiba, hanya Allah yang tahu, sama seperti pencuri di malam hari, yang datang secara tiba-tiba.

Oleh karena itu, tidak ada alasan sama sekali untuk tidak berjaga-jaga karena kita hidup dalam terang yang selalu siap menyongsong kehadiran-Nya. Kedatangan-Nya yang kedua kali akan terjadi dalam kemuliaan yang disaksikan oleh orang dari seluruh dunia. Dia akan menyempurnakan kedatangan yang pertama dan akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati (2 Tim 4:1). Segala perbuatan orang akan diungkapkan sebagai mana adanya. Adapun ketentuan yang dipakai untuk menghakimi ialah bagaimana sikap kita terhadap diri-Nya, sebab Ia ditetapkan oleh Allah untuk menjadi hakim bagi semua orang hidup dan mati.

Bagaimana kita mempersiapkan diri menyongsong kedatangan-Nya yang kedua?

  1. Dengan iman kita tetap percaya bahwa Tuhan Yesus pasti akan datang untuk kedua kalinya untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati dengan menampakkan kemuliaan-Nya.
  2. Menjaga kehidupan kita untuk selalu taat, setia kepada Tuhan dan firman-Nya. Mampu mempertanggung jawabkan segala perbuatan dan hubungan kita dengan Tuhan dan sesama.

Tidak perlu takut! Dengan selalu berjaga-jaga, maka kita akan siap menyongsong kedatangan-Nya. Karena mau tidak mau, siap atau tidak siap, pasti semuanya akan terjadi bagi kita. [Sri]

“Kedatangan Tuhan Yesus Kristus kedua kalinya menakutkan orang yang tidak setia, tetapi membahagiakan yang setia kepada-Nya.”

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.