wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

Berhenti

9 March 2014 43 views No Comment Oleh

Bacaan    : Kejadian 3 : 1 – 7
Nyanyian : KJ 253 : 2
Nats : “….Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.” [ayat 3]

Melihat lucunya anak kecil dengan pipinya yang tembem, rambutnya yang ikal, matanya yang jernih, tingkahnya yang lincah, dan bicaranya yang ceplas-ceplos, maka setiap orang dewasa yang senang dengan anak-anak akan menaruh perhatian kepadanya. Sayangnya, semakin didekati ia akan semakin menjauh, bahkan berlari dari kita. Jika kita katakan: “Jangan lari” maka ia tidak akan berhenti berlari. Makin kita berusaha melindunginya, makin ia berlari menjauh dan terjatuh karena tidak melihat jalan yang dilaluinya.

Seperti itu jugalah kita mencoba memahami gambaran diri kita sebagai manusia. Sedemikian Allah menciptakan Adam dan Hawa dengan segala hal yang istimewa, serupa dengan citra Allah. Allah sangat melindungi manusia dan tidak membiarkan mereka menderita, dengan menyediakan taman Eden sebagai tempat tinggal yang nyaman. Allah sangat menaruh perhatian kepada manusia. Namun sama seperti seorang anak kecil yang kadang berulah jika terlalu diperhatikan, demikianlah Adam dan Hawa mulai berulah untuk tidak mendengar perintah Allah. Adam dan Hawa mendengar, dan paham bahwa Allah melarang mereka untuk makan buah yang ada di tengah-tengah taman. Tetapi mereka mulai mencoba pura-pura tidak mendengar. Allah melarangnya karena Allah tidak ingin manusia terjatuh dan terluka. Ya, tapi itulah manusia, sama saja seperti anak kecil yang bertingkah… semakin dilarang, semakin ingin melakukan larangan itu. Kisah ini kembali mengingatkan kepada kita, betapa sesungguhnya Allah tidak ingin manusia menjadi terluka dan menderita. Karena itu Allah memberikan peraturan-peraturan untuk dilakukan manusia supaya bisa sampai pada kehidupan yang penuh damai sejahtera.

Larangan-larangan Allah terkadang membuat manusia merasa sulit untuk bisa mengerjakan dengan sepenuhnya. Namun ketika kita melihat bahwa larangan-larangan Allah itu adalah untuk melindungi manusia dari keterpurukan, maka sekaranglah saatnya untuk berhenti berlari dari Allah. Berhenti bertingkah, dan mulai berjuang untuk melakukan perintah Allah. [dee]

Jika Anda menderita, bersyukurlah, karena itu pertanda anda hidup. [Elbert Hubbard]

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.