wordpress com stats plugin
Home » Archive

Opini »

[11 Dec 2014 | One Comment | 1,028 views]
GKJW : Siapakah Dirimu?

Bagi sebagian orang, GKJW merupakan sebuah persekutuan orang-orang percaya yang terorganisir dalam sebuah badan organisasi. Sehingga bagi mereka, tidaklah sulit untuk pergi meninggalkan GKJW ketika GKJW tidak lagi dirasa memberikan apa yang mereka butuhkan atau GKJW tidak seperti yang mereka inginkan. Toh ada begitu banyak pilihan persekutuan dan atau organisasi yang lain, begitu anggapan mereka. Bagi sebagian yang lain, GKJW bukanlah hanya sebuah badan organisasi, tetapi organisme yang hidup, mendarah daging. Bagi mereka GKJW itu satu-satunya pilihan karena mereka tumbuh dan besar di GKJW, menikah di dan dengan orang GKJW, …

Artikel »

[24 Dec 2012 | No Comment | 2,208 views]
Natal, Merawat Kebersamaan

Natal yang dirayakan setiap tanggal 25 Desember sudah menjadi tradisi ribuan tahun. Tradisi yang karena kompleksitas ideologi di dalamnya, melahirkan komersialisasi. Namun  demikian, komersialisasi bukanlah satu-satunya wajah Natal. Contoh wajah Natal yang berbeda salah satunya ditunjukkan oleh  umat Kristen di Jawa Timur.
Umat Kristen di desa-desa Jawa Timur merayakan Natal dengan tradisi yang juga dilakukan oleh hampir semua masyarakat Jawa yang sedang nduwe gawe (punya hajat) yaitu weweh, nonjok atau ater-ater. Setiap keluarga memasak makanan dan membuat kue-kue lalu menghantarnya kepada tetangga, kerabat ataupun kenalan yang beragama Kristen maupun yang beragama …

Berita »

[11 Feb 2011 | One Comment | 2,284 views]
Training of Trainers on Christian Moslem Dialogue

GKJW bekerjasama dengan UEM Asia pada tanggal 01-28 November 2010 mengadakan program TRAINING OF TRAINERS on CHRISTIAN MOSLEM DIALOGUE (TOT CMD). Mengusung tema “ Antara Identitas dan Pluralitas”, program ini antara lain bertujuan untuk mengeksplorasi kearifan budaya lokal dan  identitas masing-masing agama dalam kaitan untuk menciptakan kedamaian.
TOT CMD sedikit berberbeda dengan program Studi Intensif Islam Kristen (SIKI) yang pernah diadakan sebelumnya karena diadakan untuk tingkat lanjut Dialog Kristen Islam. Acara ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari berbagai macam latar belakang seperti Mahasiswa IAIN/UIN dari Sumatera Utara dan Jawa …

Artikel »

[12 Jan 2009 | 8 Comments | 2,591 views]

Manusia di seluruh dunia sekarang ini berada dalam kondisi saling ketergantungan. Informasi tentang peristiwa atau perkembangan ide yang ada di wilayah benua lain dapat kita peroleh dengan mudah dan dalam waktu yang relatif singkat entah itu melalui radio/televisi, surat kabar, atau internet. Kita mengagumi kemampuan media komunikasi sosial (media cetak, media elektronik, media alternatif) untuk mempersatukan seluruh dunia sehingga dunia ini menjadi sebuah desa dunia.
Hal ini didasarkan pada tesis Marshall McLuhan yang terkenal. Ia mengatakan bahwa yang mengubah budaya dan peradaban itu bukanlah ide, perang atau agama tetapi penemuan teknik …

Gallery »

[31 Dec 2008 | 3 Comments | 1,677 views]
Mitos

Sudah seminggu ini Mas Bimo pergi ke Bali. Pekerjaannya mengharuskan dia sering meninggalkan aku dan putri kecil kami, Arum. Gadis kecilku itu sangat periang. Sebentar lagi dia naik kelas 2 SD. Malam ini dia tidur lebih sore dari biasanya, pasti kecapekan mengerjakan PR-nya. Pelan kulongokkan kepalaku di pintu karnarnya. Ah… tidurnya pulas sekali. Tak pernah bosan aku memandangi malaikat kecilku ini setiap kali
dia tidur. Rambutnya yang ikal, kulitnya sawo matang, pipi gembul dan mata kecilnya.
Hmmm… aku ingat Mas Bimo, putri kecil kami sangat mirip dengannya. Tapi dia sedikit kegemukan. Kuhela …

Opini »

[11 Dec 2008 | 4 Comments | 2,634 views]

Budaya Populer atau seringkali juga disebut budaya massa ditandai dengan beberapa ciri yaitu ketika suatu produk diproduksi secara massif, komersial, dan bersifat dangkal. Zaman ini adalah zaman budaya massa. Hampir segala sesuatu telah menjadi komoditas untuk mencari keuntungan, mem-persuasi orang dengan trik yang jitu namun tanpa isi. Makna yang sebenarnya menjadi sesuatu yang sulit untuk dihayati. Tak terkecuali Natal.
Telah berabad-abad tradisi Natal menyuguhkan berbagai macam emosi. Natal dimaknai dengan begitu beragam. Bagi sebagian besar orang, Natal berbarti masa berkumpul dengan seluruh keluarga, dan berkumpul demikian berarti menunjukkan eksistensi diri kepada …