wordpress com stats plugin
Home » Pancaran Air Hidup

“Asiiiik…., Natal… Natal!!!”

15 December 2013 127 views No Comment Oleh

Bacaan     :  Matius 11 : 2 – 11
Nyanyian : KJ 85
Nats : “… Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya…..” [ayat 11]

“Hmmm gak sabar tampil aku!” Begitulah celetuk seorang anak kecil di tengah latihan drama Natal. Ia sangat antusias mempersiapkan diri untuk bisa tampil memerankan domba dalam perayaan Natal beberapa hari lagi. Bukan hanya giat berlatih, tapi ia sudah meminta pakaian serba putih dengan kaos kaki putih, lengkap dengan topi domba. Peran yang kelihatannya sepele! Domba, hanya melompat ke sana ke mari. Tapi peran domba itu yang selalu menarik perhatian jemaat karena tingkah anak-anak lucu yang memerankannya.

Yohanes Pembaptis, hampir hilang dari perhatian Jemaat ketika merayakan Natal. Peran Yohanes Pembaptis terkesan sepele. Namun melalui Yohanes Pembaptis jugalah Allah menyatakan karya-Nya bagi keselamatan dunia. Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan bagi Sang Mesias untuk turun ke bumi. Bahkan Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa di dunia ini tidak ada yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis. Tuhan Yesus ingin memberitakan bahwa Yohanes Pembaptis juga punya peranan penting dalam mempersiapkan hadirnya Sang Juru Selamat. Sekaligus Tuhan Yesus menyatakan bahwa melalui Sang Juru Selamat, karya penyelamatan di dunia telah dimulai melalui mujijat-mujijat yang dibuat untuk umat manusia.

Yohanes Pembaptis, telah melakukan peran yang penting menyambut kehadiran Mesias. Apakah yang harus kita persiapkan untuk menyambut Natal tahun ini? Hanya dengan menghias pohon Natal? Hanya dengan kue-kue Natal? Atau hadir dalam perayaan Natal sejak tanggal 1 Desember hingga 1 Januari? Ataukah kita bersedia memberikan hidup kita secara utuh untuk ikut berkarya dalam dunia ini dengan mendatangkan damai sejahtera? Ketulusan senyum kita bagi sesama, perhatian kasih kita bagi yang lemah, saat hening secara pribadi bersama Tuhan Yesus, adalah hal nyata yang bisa kita kerjakan untuk menyambut Natal di sepanjang kehidupan kita dan membagikan sukacita bagi sesama. Siapkah kita melakukannya? [dee]

Natal baru berarti jika disertai kasih kepada sesama yang lemah.

Bagikan Artikel ini:
facebooktwittermail

Comments are closed.